Pisah Sambut Kepala MAN 2 Majalengka Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
Majalengka (Kemenag) — MAN 2 Majalengka melaksanakan kegiatan pisah sambut kepala madrasah dari Bapak Yayan Ristaman Jaya, S.Pd., S.E., M.M. kepada kepala madrasah yang baru, Bapak H. Dodo Sunandi, M.Pd., pada Senin, (2/3 2026), bertempat di aula madrasah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), pengawas madrasah, civitas akademika MTsN 5 Majalengka, serta civitas akademika MAN 2 Majalengka.
Acara berlangsung khidmat dan penuh rasa haru. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Madrasah dan Mars MAN 2 Majalengka, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, doa bersama, serta diakhiri dengan penyerahan memori jabatan dan cendera mata sebagai simbol estafet kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Bapak Yayan Ristaman Jaya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan selama kurang lebih tiga tahun masa kepemimpinannya. “Saya merasa bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar MAN 2 Majalengka. Banyak kenangan, perjuangan, dan capaian yang kita raih bersama. Terima kasih atas kerja sama, loyalitas, dan dedikasi seluruh guru serta tenaga kependidikan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga madrasah. “Apabila selama saya memimpin terdapat kekurangan dan kekhilafan, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga silaturahmi tetap terjaga meskipun saya bertugas di tempat yang baru,” tuturnya dengan penuh haru.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Majalengka yang baru, Bapak H. Dodo Sunandi, M.Pd., dalam sambutan perdananya menyampaikan komitmen untuk melanjutkan dan mengembangkan program-program yang telah berjalan. “Saya siap melanjutkan estafet kepemimpinan ini. Mari kita perkuat sinergi dan kolaborasi untuk membawa MAN 2 Majalengka semakin maju, berprestasi, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun madrasah. “Keberhasilan tidak dapat diraih sendiri. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, insyaallah kita mampu mewujudkan madrasah yang unggul dan kompetitif,” tambahnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka dalam arahannya menyampaikan bahwa mutasi kepala madrasah merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran kepemimpinan. “Mutasi adalah hal yang wajar dalam sebuah institusi. Ini merupakan bentuk pembinaan karier sekaligus upaya peningkatan mutu pengelolaan madrasah,” jelasnya.
Beliau juga menekankan pentingnya implementasi program “Madrasah Asri”. “Madrasah harus menjadi lingkungan yang bersih, hijau, dan nyaman. Program Madrasah Asri bukan sekadar penataan fisik, tetapi juga pembentukan karakter warga madrasah yang peduli terhadap lingkungan,” tegasnya.
Kegiatan pisah sambut ditutup dengan penyerahan memori jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru serta pemberian cendera mata sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan. Suasana kebersamaan dan harapan baru mengiringi berakhirnya acara, menandai awal kepemimpinan baru di MAN 2 Majalengka menuju madrasah yang semakin berkualitas dan berdaya saing.

-100x100.webp)

-100x100.webp)